TRAINING IDENTIFIKASI RISIKO PENIPUAN DIGITAL
TRAINING IDENTIFIKASI RISIKO PENIPUAN DIGITAL
Deskripsi
Sebelum tahun 2020, BI dan OJK mencatat lonjakan signifikan kasus penipuan digital, terutama melalui rekayasa sosial, phishing, dan transaksi tidak sah dalam layanan mobile banking. Dalam laporan Bank Indonesia 2019, tercatat peningkatan 69% kasus fraud digital dibandingkan tahun sebelumnya, dengan kerugian bernilai miliaran rupiah. Meski teknologi keamanan terus berkembang, faktor kelalaian manusia dan lemahnya sistem deteksi dini tetap menjadi celah terbesar. Oleh karena itu, pelatihan identifikasi risiko penipuan digital menjadi kebutuhan mendesak dalam mempertahankan integritas sistem perbankan digital.

